Meynia

Seorang guru SD yang mengajar di daerah Tangerang. Asliku dari Bogor. Hobbyku membaca. Dengan belajar menulis, aku berharap suatu dapat membuat ...

Selengkapnya
Hari Kelima Belas Puasa

Hari Kelima Belas Puasa

*Hari Kelima Belas Puasa*

(Mey Nia)

Kemarin adalah hari kelima belas puasa. Dalam sholat taraweh, hari kelima belas adalah hari dimulainya do'a kunut (kunutan) .

Tanda bahwa puasa kita telah mencapai separuhnya dari bulan Ramadan. Alhamdulillah.

Hari ke lima belas tahun ini adalah juga hari yang sangat istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun anakku Meylina yang ke 11. Tahun ini ia lulus SD dan akan melanjutkan ke SMP. Tak ada perayaan yang mewah apalagi meriah. Tepat di ulang tahunnya kali ini, sebagai rasa syukur aku hanya mengadakan buka bersama di sekolah dengan teman-temannya. Berbagi kebahagiaan walau hanya dengan sedikit makanan. Semoga kelak ia menjadi anak yang sholehah.

Ada yang unik di hari kelimabelas puasa di daerah Tangerang. Ada tradisi khusus masyarakat setiap kali memasuki puasa hari kelima belas. Apakah itu ?

Pada hari itu semua bergembira menyambut hari kelima belas bulan puasa dengan membuat ketupat sayur. Ketupat sayur itu nantinya sebagai hantaran ke masjid atau mushola dan juga sanak saudara. Sebelum waktu magrib tiba setiap warga membawa masakannya ke mesjid untuk dibagikan kepada jamaah yang sholat teraweh dan tadarus di sana.

Hari keempat belas hingga lima belas semua pasar sudah penuh dengan penjual ketupat juga di warung-warung. Aku yang tidak biasa dengan tradisi itu mau tidak mau harus mengikuti juga, walau pun tidak bisa membuat ketupat. Pernah dulu mencoba membuatnya, tapi Ketupat yang kubuat malah keras dan tidak matang dalamnya. Begitu dibelah... Byuuur dalamnya keluar. Akhirnya nyerah setiap kali kunutan tiba, aku selalu nitip, minta tolong tetangga untuk memasaknya. Banyak jalan menuju Roma dan Di mana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.

😍😊😊🙏

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Barakallah fi umri buat Meylina. Semoga kelak menjadi anak yang sholehah, seha-sehat selalu, berkah rezeqynya, dimudahkan segala urusannya dan senantiasa dalam ridho Allah SWT. Aamiin ya robbal alaamiin. Waah..., jadi pengen ngerasain tradisi buat "ketupat", pasti seru ya bunda. Di medan cuma "kunutan" aja.

01 Jun
Balas

Aamiin... Trimakasih do'anya Bunda Nana. Iya Bun... Seru. Tapi lebaran nanti di sini tidak lagi memakai ketupat.

01 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali