Meynia

Seorang guru SD yang mengajar di daerah Tangerang. Asliku dari Bogor. Hobbyku membaca. Dengan belajar menulis, aku berharap suatu dapat membuat ...

Selengkapnya
Kacamata Cadangan

Kacamata Cadangan

*Kacamata Cadangan*

Kalau pemain sepak bola saja ada cadangannya, ternyata kacamata juga harus punya cadangan.

Di hari keenam berpuasa, sudah dua hari ini aku disibukan dengan mencari kacamata yang lupa nyimpan. Entahlah dimana kacamata itu terakhir kali ku simpan. Seringkali memang begitu. Pusing mencarinya. Semua tempat sudah diobrak-abrik. Dari ruang tamu sampai kamar mandi. Di laci lemari, laci meja, pinggir tempat tidur, kursi, ujung-ujung lantai, rak sepatu, rak buku, tetap tak ketemu.

Kacamata... Benda kedua yang paling berharga bagiku setelah keluarga.
Tanpa kacamata aku tak dapat melihat jauh dengan jelas. Penglihatanku jadi terbatas
Aku tak dapat melihat wajah juga senyuman polos anak muridku. Kacamataku memang cuma satu.

Sejak SMP aku sudah memakai kacamata minus. Hingga kini terakhir diperiksa dokter, minusku sudah sampai 5. Kaget juga. Tapi aku tak memakai ukuran dari dokter. Takut semakin bertambah. Begitu pesan kacamata ke optik aku minta minusnya diturunkan jadi 3,5 saja dinaikkan 0,5 dari ukuran sebelumnya, Karena ukuran segitu sudah cukup untuk dapat membaca dari jarak bangku anak paling belakang sampai papan tulis.

Repot juga tidak punya cadangan kacamata. Serasa ada yang kurang ketika tak memakainya. Aku jadi tak bisa kemana-mana. Kalau kemana-mana pun tak enak (teu paruguh).
Siang ini pulang sekolah akan kucari kembali. Semoga ketemu.

Tangerang, 220518

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali